Ada empat hal yang menjadi tujuan pembentukan e-Warong KUBE PKH

| Oktober 3, 2016 | 0 Comments | 58.824 views

Ada empat hal yang menjadi tujuan pembentukan e-Warong KUBE PKH “Keberadaan e-Warong KUBE PKH diharapkan memudahkan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan seperti beras, tepung, minyak goreng, gula, bawang, daging sapi, LPG 3 kg, dan pupuk bersubsidi, dengan harga yang lebih murah dari di pasaran,” katanya.

Dalam penyediaan bahan pokok, e-Warong KUBE PKH bekerja sama dengan Perum Bulog, sedangkan sistem penyaluran bantuan sosial bekerja sama dengan Himpunan Bank Negara (HIMBARA) yang terdiri dari BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara.

Ada empat hal yang menjadi tujuan pembentukan e-Warong KUBE PKH

  1. Menyediakan tempat pemasaran Produk-Produk KUBE dan hasil usaha peserta PKH;
  2. Menyediakan kebutuhan usaha dan kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga murah bagi anggota KUBE dan Peserta PKH;
  3. Menyediakan transaksi keuangan secara non tunai/elektronik baik untuk pencairan bantuan sosial maupun pembayaran lainnya, serta
  4. Menyediakan instrumen/sistem penyaluran bantuan sosial tanpa penyelewengan didukung dengan layanan pembayaran secara nontunai.

“Keluarga miskin yang menerima bantuan PKH bisa langsung menggunakan Kartu Combo HIMBARA untuk berbelanja kebutuhan hidup di e-Warong KUBE PKH yang didirikan para penerima PKH. Dengan adanya simbiosis ini maka para penerima bansos PKH juga bisa mendapatkan manfaat, selain bisa belanja juga bisa mendapatkan sisa hasil usaha e-Warong KUBE PKH,” kata Mensos.



Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo mengungkapkan penyaluran bantuan sosial melalui sistem pembayaran HIMBARA adalah bentuk kerja nyata dan sinergi konkrit antara Pemerintah, Otoritas terkait, dan Perbankan dalam mewujudkan penyaluran bantuan sosial dengan prinsip 6T, yaitu Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Harga, Tepat Waktu, Tepat Kualitas, dan Tepat Administrasi.

“Dengan terciptanya interoperabilitas dan interkoneksi sistem pembayaran perbankan HIMBARA menggambarkan potensi yang begitu besar dari sinergi perbankan HIMBARA, dimana sampai Juni 2016 tercatat Bank HIMBARA telah memiliki sekitar 114.000 Agen LKD (Layanan Keuangan Digital) di seluruh Indonesia,” kata Gubernur BI. Selanjutnya ke depan interoperability dan interkoneksi ini akan diperluas ke perbankan termasuk di luar HIMBARA.

Melalui sistem pembayaran ini, masyarakat akan langsung mendapatkan manfaat kemudahan dan kenyamanan. Masyarakat dapat bertransaksi menggunakan uang elektronik dan kartu ATM/debet di e-Warong KUBE PKH sehingga secara otomatis perluasan akses keuangan akan didapatkan oleh masyarakat.

Pemberdayaan agen baik LKD maupun Laku Pandai melalui e-Warong KUBE PKH perlu tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan perlindungan konsumen. Dalam hal ini BI telah mengatur lima hal yang perlu diperhatikan untuk dapat menjadi Agen LKD yaitu

  1. Memiliki kemampuan, reputasi, dan integritas
  2. Merupakan penduduk/unit usaha setempat
  3. Memiliki usaha yang telah berjalan minimum 2 tahun
  4. Lulus due diligence oleh bank
  5. Menempatkan sejumlah deposit di bank.

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Komentar

Tags:

Category: E-Warung PKH

Close

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.