Belajar Bersama Pendamping Coaching P2K2 Memahami Cara Anak Usia Dini

| September 1, 2018 | 0 Comments | Dibaca 30.117 kali

BELAJAR BERSAMA PENDAMPING/COACHING KECAMATAN SEWON KABUPATEN BANTUL MODUL SATU SESI TIGA MEMAHAHAMI CARA ANAK USIA DINI BELAJAR MELALUI METODE BELAJAR MEMAHAMI, MENYIMAK, MEMBACA, SIMULASI, FEEDBACK PARTNER DAN PERMAINAN

“TOPI SAYA BUNDAR, BUNDAR TOPI SAYA”, itulah yang dinyanyikan oleh pendamping pada saat mempraktekan salah satu dari langkah ke tiga pada sesi tiga “MEMAHAMI CARA ANAK USIA DINI BELAJAR” dan modul satu dalam kegiatan coaching P2K2 (Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga), disertai dengan gerakan yang manis. Permainan tersebut tidak hanya dapat membangun kelekatan atau hubungan emosional antara orang tua dengan anak, tentunya juga sangat bermanfaat bagi anak dalam hal meningkatkan kemampuan berbahasa. Kemampuan bahasa adalah kemampuan berbicara dan memahami apa yang disampaikan lawan bicara, yang mencakup simbol, gambar, ekspresi dan sebagainya. Kemampuan berbahasa juga merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki anak untuk sukses bersekolah / sukses dalam kehidupan, sehingga anak dapat menyampaikan pendapat kepada orang dan menerima pelajaran melalui kemampuan ini dan peningkatan kemampuan bahasa dengan sering mengajak anak berbicara dan memberikan kesempatan untuk anak berbicara.


Coaching ini diikuti oleh semua pendamping lama Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul yang belum pernah mendapatkan Diklat P2K2 sebanyak 5 dan 3 pendamping yang sudah mendapatkan diklat/learning P2K2, dengan antusias, penuh semangat, dan penuh keceriaan. Pendamping menyadari bahwa pentingnya kegiatan belajar bersama/Coaching P2K2 di Kecamatannya, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendampingan PKH dalam kegiatan kelompoknya bersama KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Sesi ini diharapkan, pendamping dapat menyampaikan pesan dari tujuan sesi tiga ini sesi MEMAHAMI CARA ANAK USIA DINI BELAJAR, sehingga Keluarga Penerima Manfaat/ KPM mengetahui bahwa permainan bagi anak – anak sangat bermanfaat, baik bermanfaat secara fisik, emosi, berfikir, sosial, dan bahasa, diharapkan juga KPM mampu mempratekkan cara bermain sesuai dengan usia anak dengan menggabungkannya ke dalam rutinitas harian, serta dapat mengeksplorasi berbagai kegiatan bermain untuk mengembangkan kemampuan berbahasa anak.





Kegiatan belajar bersama atau coaching modul satu, sesi tiga “MEMAHAMI CARA ANAK USIA DINI BELAJAR” diikuti sebanyak delapan pendamping dari Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul pada hari Jumat, 24 Agustus 2018, dengan menggunakan metode belajar memahami/menyimak/membaca, simulasi, feedback partner, dan permainan. Secara teknis dari delapan pendamping membentuk duduk melingkari meja, kemudian memahami bersama – sama isi dari tiap langkah yang ada dalam sesi tersebut, secara bergiliran ada yang membaca dan lainnya menyimak, kemudian setelah salah satu pendamping membaca di langkah pertama atau langkah berikutnya, maka pendamping menunjuk temannya untuk memperaktekan dan yang lain cukup mengamati serta mendengarkan, setelah diperaktekan oleh salah satu temannya maka tugas dari teman –teman lainnya memberikan respon berupa masukan atau arahan dari hasil prakteknya, dan hal tersebut dilakukan secara bergiliran dan seterusnya. Sehingga semua pendamping secara merata dapat mempraktekan serta memberikan pendapat serta masukanya. Metode tersebut sangat efektif, dikarenakan menurut penuturan pendapat Dias Cristanti selaku Korodinator dari Pendamping Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul, menyatakan bahwa “metode ini sangat efektif dimana, para pendamping semua aktif, baik dalam praktek serta memberikan pendapat, komentar, masukan, arahan dari hasil pembelajaran yang dipraktekan oleh masing-masing temannya, dan hal tersebut juga dapat terhindar dari rasa mengantuk, dan pendamping dapat mudah memahami dari setiap esensi yang ada dalam setiap langkahnya, karena setiap langkah setelah berpraktek mulai dilakukan masukan atau arahan dari teman-temannya sehingga pendamping mengetahui dimana letak kekurangan serta kesalahnya ”. Semua pendamping mengharapakan kegiatan pembelajaran ini terus dapat dilakukan dengan metode tersebut, berikut penuturan dari Semua Pendamping “mbak metodenya gak usah diganti, seperti ini saja pembelajarannya biar tidak mengatuk dan mudah memahami”.


Metode pembelajaran ini sudah diterapkan dan berlangsung sejak bulan Juli 2018 di delapan Kecamatan Kabupaten Bantul, semoga pembelajaran ini dapat bermanfaat bagi pendamping serta dapat meningkatkan kualitas pendamping dalam kegiatan kelompok secara rutin yang diselenggarakan dalam satu bulan sekali.

 

Penulis Pekerja Sosial Supervisor Kabupaten Bantul D.I.Y Evi Mulyati, M.Si

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Komentar

Category: FDS PKH

Close

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.