Berkat Arahan Pendamping PKH, Penghasilan Bulanan Keluarga Penerima Manfaat Naik

| Agustus 9, 2018 | 0 Comments | 552 views

BU DIANA BERPENGHASILAN BERSIH RATA-RATA DARI Rp. 700.000,00 TIAP BULAN MENJADI Rp. 1.050.000,00 TIAP BULANNYA BERKAT SISTEM PENDAMPINGAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) Ibu Diana adalah peserta PKH tahun 2015 di Wilayah Dampingan Pendamping PKH Syahrul Ramadhan sekaligus Ketua Kelompok di RW 2 Krajan I Desa Kaliboto Lor Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang. Ibu Diana  Beliau lolos validasi sebagai peserta PKH dikarenakan pada waktu itu kondisi ekonomi keluarga tidak mencukupi. Suami Ibu Diana bekerja sebagai buruh serabutan dengan pendapatan yang tidak pasti. Untuk mencukupi kebutuhan keluarga Ibu Diana membantu suami dengan berjualan. Ibu Diana memiliki 3 orang anak, Terkait itu 2 anaknya masih sekolah kelas 2 SD, 9 SMP dan 1 anak Balita.

Ibu Diana mempunyai semangat untuk mencukupi kebutuhan Ekonomi keluarga yang tinggi. Terkait itu Ibu Diana berusaha berjualan Tempe keliling, yaitu dengan mengambil Tempe di pedagang untuk selanjutnya di jual secara berkeliling naik sepeda ontel. Usaha ini dimulai sekitar tahun 2010, beliau menjajakan dagangannya mulai dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB. Pada pukul 05.00 WIB setelah Shalat Subuh Bu Diana Menyempatkan diri untuk mengurus rumah dan mengantar anaknya sekolah pada pukul 06.30. Pukul 12.00 WIB Ibu Diana harus sudah pulang kerumah guna untuk beristirahat. Pada Pukul 13.30 WIB Ibu Diana membiasakan untuk menjemput Anaknya yang duduk di bangku sekolah SMP. Pada pukul 15.00 WIB Ibu Diana mulai berjualan lagi aneka snack di tempat mengaji.

Sasaran pembelinya yaitu warga Krajan I dan Krajan II Desa Kaliboto Lor Kecamatan Jatiroto. Sementara untuk sore hari mengantar anaknya mengaji sambil berjualan aneka snack di tempat anaknya mengaji. Rata-rata keuntungan bersih pada waktu itu ketika berjualan tempe keliling sebesar Rp. 700.000,00 setiap bulan. Kegiatan ini Ibu Diana lakukan selama dua tahun yaitu dari tahun 2010 sampai dengan 2012 sebelum akhirnya memutuskan untuk berjualan jamu keliling. Keputusan Ibu Diana untuk berjualan Jamu Keliling dengan sepeda ontel ternyata membuahkan hasil. Terkait itu Ibu Diana berhasil meningkatkan kemampuannya untuk berjualan dengan cara membeli Sepeda Motor  pada tahun 2014 untuk jualan Jamu Keliling .



 Pada tahun 2017 Ibu Diana berinisiatif untuk berjualan dirumahnya, bermodalkan dari uang bansos PKH yang sejatinya untuk anaknya dia tabung sebagian selama satu tahun. Ibu Diana beranikan diri dari modal tabungan hasil kerjanya keliling dan modal dari tabungan bansos selama 1 tahun  untuk membuka warung kelontong. Terkait itu dikarenakan Ibu Diana mempunyai Anak Balita sehingga tidak dapat setiap hari jualan jamu keliling. Setelah Ibu Diana mendapat motivasi dan arahan dari pendamping pada kegiatan rutin bulanan yaitu pertemuan kelompok akhirnya Ibu Diana berinisiatif membuat jamu kemasan dengan memberikan label pada jamu kemasan botol sekaligus mencantumkan No. Handphone pada label tersebut. Pemberian Label pada kemasan Botolan tersebut dimulai bulan Juli 2018 dengan dinamai PKH SEHAT. Nama PKH Sehat ini sebagai wujud syukur terhadap Program Keluarga Harapan karena Bansos PKH tidak hanya sekedar bagi-bagi uang melainkan ada kegiatan positif yaitu pertemuan kelompok rutin tiap bulan dengan materi-materi yang positif.  Jamu Keamasan dalam botol dengan label tersebut diharapkan agar sasaran konsumennya tidak hanya Desa Kaliboto Lor sehingga dapat lebih luas misalnya berkembang seKecamatan Jatiroto. Ibu Diana melalui sistem PKH mendapatkan materi promosi dari pendamping. Mekanisme promosi yang ia dapat yaitu yang sekarang lagi trend misalnya memesan via hp dan Bu Diana siap mengatar ke tempat tujuan yang bahasa kerenya Delivery Order.

Keuntungan Bersih penjualan dari toko kelontong dan Jamu Botolan yang dinamakan PKH SEHAT rata-rata per bulannya Rp. 1.050.000,00. Saat ini Ibu Diana dalam menjalankan usahanya mindset berpikirnya berubah semenjak mendapatkan materi Family Development Session yang awalnya hanya untuk kepentingan pribadi sekarang termotivasi untuk bergotong royong mengajak beberapa KPM PKH pada tahun 2020 bersama-sama keluar dari kepesertaan PKH dengan cara membentuk usaha bersama. Terkait target itu Pendamping PKH telah merencanakan, memfasilitasi, mengkoordinir dan mendampingi Ibu Diana dalam menyampaikan aspirasinya kepada anggota kelompoknya  untuk musyawarah membentuk kelompok usaha bersama jamu dengan para peserta PKH yang terdekat dengan rumahnya agar dapat memproduksi lebih banyak dengan modal bersama tersebut.

Oleh ; Nama : SYAHRUL RAMADHAN Address: KABUPATEN LUMAJANG KECAMATAN JATIROTO

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Komentar

Category: PKH Inspiration

Close

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.