Cerita pendamping ini Bikin kita merinding

Oleh | Pada Oktober 3, 2016

Sy mungkin tidak setangguh teman2 pendamping perempuan yg lain, saat mulai menyusuri dan masuk hutan ini sendirian untuk mencari rumah KPM, tiba-tiba sy berhenti, terdiam karena hari mulai gelap, mendung dan petir bersahutan, tak ada rumah disekitar untuk berlindung….
.
Antara tetap maju atau mundur teratur, Bismillah sy kuatkan hati memberanikan diri tuk tetap maju,
Tiba2 teringat dengan kalimat ‘apa pekerjaan mu, disitulah kamu akan menghabiskan hidup mu’…
.
berdoa selama perjalanan minta perlindungan, ‘Ya Allah klo memang aku mati ditempat ini, aku ikhlas…’
.
.
.
Sukamara,03.10.16

. Sy mungkin tidak setangguh teman2 pendamping perempuan yg lain, saat mulai menyusuri dan masuk hutan ini sendirian untuk mencari rumah KPM, tiba-tiba sy berhenti, terdiam karena hari mulai gelap, mendung dan petir bersahutan, tak ada rumah disekitar untuk berlindung…. . Antara tetap maju atau mundur teratur, Bismillah sy kuatkan hati memberanikan diri tuk tetap maju, Tiba2 teringat dengan kalimat 'apa pekerjaan mu, disitulah kamu akan menghabiskan hidup mu'… . berdoa selama perjalanan minta perlindungan, 'Ya Allah klo memang aku mati ditempat ini, aku ikhlas…' . . . Sukamara,03.10.16 . . . #pkh #pendampingpkh #pendampingpkhsukamara #kemensosRI #validasi2016 #verifikasi2016 #ediscurcol #sukamara #kalteng #kalimantantengah

A photo posted by Mia Milayanti (@miamilayanti) on



Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Tags:

Category: UMUM

Close