Gerakan Indonesia Bersih untuk Keluarga Penerima Manfaat PKH

Oleh | Pada Januari 23, 2019

Kab. Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan – Demi menciptakan peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat lingkungan keluarga, serta demi meningkatkan peran serta masyarakat di dalam menunjang perilaku bersih dan sehat, Pelaksana PKH Kabupaten Tabalong memberikan edukasi kepada Keluarga Penerima Manfaat mengenai Gerakan Indonesia Bersih.
Agenda tersebut dilaksanakan pada bulan Oktober 2018, dan telah disampaikan kepada seluruh KPM di Kabupaten Tabalong.

Pendamping dalam pelaksanaannya mengajak KPM untuk berbagi tentang bagaimana pengelolaan sampah rumah tangga yang biasa mereka lakukan, dan masalah yang dihadapi oleh KPM dalam pengelolaan sampah.

Diketahui ternyata masih banyak KPM yang memiliki kebiasaan membuang sampah disungai, bahkan kebiasaan itu dilakukan sejak lama tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan dari kebiasaan buruk tersebut.



“waktu buang sampah kesungai, sampahnya hilang begitu saja. Jadi tidak ribet ” –ucap salahsatu KPM

Pendamping PKH kemudian mencoba memaparkan risiko dari sampah yang tidak dikelola dengan benar. Sampah yang dibuang sembarangan akan menghambat saluran air, menjadi genangan tempat berkembang biak nyamuk, dan menyebabkan banjir. Anak pun berisiko terkena penyakit, karena tempat bermain anak dikelilingi oleh tumpukan sampah. Anak juga bisa terkena tetanus yang mematikan hanya karena tergores oleh logam bekas di tempat sampah.

Pendamping PKH kemudian menawarkan solusi pengelolaan sampah yang benar kepada KPM, dengan berbagai pilihan pengelolaan sampah seperti sampah yang dapat dibuat menjadi kompos, mengubur sampah dalam lubang, membakar sampah, atau juga dapat menjadikan sampah yang memiliki nilai jual (hasil daur ulang, botol, kertas, dsb)

“sebagai pelaksana PKH kita harus dapat menciptakan perubahan perilaku Keluarga Penerima Manfaat PKH. Setidaknya, kita harus menghargai setiap perubahan kecil untuk menciptakan suatu perubahan besar. Saya sangat yakin bahwa penyampaian Gerakan Indonesia Bersih ini baik untuk kita semua. Ini adalah langkah awal kita untuk menuju revolusi mental” tegas Uswatun Hasanah, Pendamping Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong.

Pendamping PKH juga tidak lupa mengajak KPM untuk bisa membedakan jenis-jenis sampah, seperti sampah organik, sampah anorganik, dan sampah B3. Pada sesi tersebut, pendamping meminta KPM untuk memilah jenis-jenis sampah yang telah disediakan oleh pendamping.

“Kami menyiapkan beberapa jenis sampah, kemudian mengajak keluarga penerima manfaat untuk bisa membedakan jenis-jenis sampah tersebut. Sesi ini sangat menyenangkan, karena KPM sangat antusias. Kami juga menjelaskan tentang berapa lama kira-kira hancurnya jenis sampah yang kami bawa, seperti kulit jeruk yang ternyata lama hancurnya adalah sekitar 6 bulan, atau filter rokok yang ternyata lama hancurnya 10-12 tahun lamanya” jelas pendamping.

Pada akhir kegiatan, pendamping PKH mengajak KPM untuk melaksanakan aksi nyata Gerakan Indonesia Bersih. Aksi nyata yang dilaksanakan oleh seluruh pendamping PKH bersama Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Tabalong tersebut cukup beragam, seperti membersihkan lingkungan rumah bersama-sama, membersihkan lingkungan sekolah, menanam tanaman dengan pot dari sampah plastik dan juga mengolah sampah plastik menjadi tas yang cantik.

“Jika sampah tidak dikelola dengan baik akan menjadi tempat berkembang biaknya penyebab penyakit. Oleh karena itu perilaku hidup yang sehat dapat dimulai dengan cara mengelola sampah keluarga dengan baik dan benar”. Ucap Uswatun Hasanah menutup sesi pertemuan kelompok pada hari itu.

Langit Sae Khoirunnisa – Pekerja Sosial Supervisor PKH Kab. Tabalong/ Instagram : @pkhtabalong

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Tags:

Category: PKH Inspiration

Close