Graduasi Mandiri KPM PKH – Melepasmu Dengan Kebahagiaan”

| April 4, 2018 | 0 Comments | 3.468 views

Graduasi Mandiri atau keluar dari kepersertaan PKH secara sukarela, karena keluarga penerima manfaat sadar bahwa dirinya SUDAH TIDAK LAYAK MENDAPATKAN BANTUAN dari PKH, biasanya ini terjadi karena KPM mengalami peningkatan ekonomi, dan kesadaran dirinya sendiri karena keluarganya sudah sejahtera, dan itu merupakan prestasi baik bagi KPM ataupun pendamping, dengan memilih graduasi mandiri berarti tujuan program PKH telah berhasil, yaitu mensejahterakan keluarga dan mengubah MIND SET para KPM

Ibu Tarni merupakan KPM PKH yang tinggal di Lingkungan Bulurejo RT 001 RW 001 Kelurahan MlokoManis Kulon, Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Ibu dari  3 (tiga) orang anak yang bernama Hermawan Dody P, Rudi Handoyo dan Evy Wismasari. Kedua anaknya yang masih bersekolah di SMP N 4 Wonogiri dan MI Al-Iman Randusari Kecamatan Ngadirojo Kab.Wonogiri. Ibu Tarni hanya sebagai ibu rumah tangg a dan tercatat sebagai peserta PKH pada tahun 2011. Suami Ibu Tarni yaitu Bapak Purwanto bekerja serabutan dengan upah Rp. 20.000/ hari. Setiap harinya Keluaga tersebut hanya menggantungkan hidup dari upah kepala keluarga yang  setiap harinya kerja serabutan. Keluarga Ibu Tarni juga mendapat bantuan pembangunan rumah yang kurang layak huni dari Kelurahan MlokoManis Kulon.  Pada tanggal 8 Mei 2017, menyatakan untuk keluar dari  kepesertaan PKH, dikarenakan sudah merasa mampu dan hidup mandiri dengan penghasilan suaminya sebagai seorang sopir di PT. SIS BATUBARA KALSEL.



Ibu Tarni



Ibu Mikem

Lain Halnya Ibu Mikem merupakan KPM PKH yang tinggal di Dusun Gledegan RT 002 RW 002, Desa Pondok Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Ibu Mikem  tercatat sebagai penerima bantuan PKH dengan kategori lansia sejak tahun 2016 hingga 2017, dia menyatakan untuk keluar dari kepesertaan PKH dikarenakan  ibu Mikem memiliki anak yang sudah sukses, membangun rumah bagus dan memiliki tanah 1,5Ha.



Ibu Hariyani

Begitu pula dengan Ibu Hariyani merupakan KPM PKH yang tinggal di Dusun Ngadirejo Kulon RT 001 RW 011, Desa Pondok Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Ibu Hariyani, tercatat sebagai penerima bantuan PKH dengan kategori anak SMP dan lansia sejak tahun 2016 hingga 2017, dia menyatakan untuk keluar dari kepesertaan PKH dikarenakan  dikarenakan sudah merasa mampu, sudah memiliki pendapatan tetap dari hasil kantin, memiliki tanah seluas 2 Ha dan hasil panen yang melimpah


Keputusan yang diambil oleh ketiga KPM PKH tidak lepas dari usaha yang dilakukan oleh Ari Kusumastuti, seorang pendamping PKHyang dalam setiap pertemuan kelompok selalu memberikan motivasi dan semangat kepada KPM dampinganya  supaya bisa memberdayakan potensi yang dimiliki para KPM nya.

 

Dari pendamping sosial PKH kab wonogiri  Ari Kusumastuti

Comments

comments

Category: PKH Inspiration

Close