Harapan Pendamping Sosial di Balik Rangkaian Acara Peringatan Hari Anak Nasional 2018

| Agustus 7, 2018 | 0 Comments | 513 views

“Harapan Pendamping Sosial di Balik Rangkaian Acara Peringatan Hari Anak Nasional 2018” – Kecamatan KotaBaru, Kota Jambi-Provinsi Jambi- , 23 Juli telah lewat lima hari. Tapi pendamping sosial PKH  (Program Keluarga Harapan) Kecamatan Kotabaru Kota Jambi Provinsi Jambi tetap pada niatnya untuk rayakan hari anak nasional 2018 bersama anak-anak KPM PKH.  Pada acara yang digelar di secara sederhana di Aula Panti Sosial Tresna Werdha ini, telah hadir 50 orang ibu ibu Keluarga Penerima Manfaat dengan lebih kurang 70 putra-putri mereka yang duduk pada usia sekolah dasar . Ibu-ibu yang hadir merupakan ibu ibu yang kesehariannya dihabiskan di tempat bekerja.  Hadir pula lurah, dan perangkat kecamatan. Tidak lupa acara ini disaksikan oleh Koordinator PKH Wilayah Jambi, Azhari,  dan Koordinator PKH Kota Jambi Besse Rachmawati.

Anak-anak KPM PKH senang sekali mendengarkan dongeng



Bantuan Sosial bernama Program Keluarga Harapan memang memiliki perhatian besar kepada anak-anak Indonesia. Terbukti tiap ada acara yang melibatkan pendamping PKH maka akan ada yel-yel, Anak Indonesia, sehat dan pintar. Semangat menghebatkan anak-anak Indonesia tak pula sampai batasan yel-yel. Ia menjelma pada sebuah sesi pertemuan peningkatan kemampuan keluarga lewat modul-modul yang mengajarkan orang tua KPM PKH untuk belajar lebih baik dalam pengasuhan dan membersamai tumbuh kembang anak-anak mereka.

(Kak Ian si Pendongeng tengah beraksi)

Tidak ingin ketinggalan peran, maka pendamping sosial kecamatan kotabaru, kota Jambi adakan sebuah acara bertajuk “Sabtu Bersama Ibu”. Itu sebabnya acara ini baru bisa dilaksanakan lima hari setelah Hari Anak Nasional yang jatuh tiap 23 Juli. Acara tersebut terinspirasi pada kenyataan bahwa peran ibu-ibu di masyarakat pada umumnya dan kelompok ibu-ibu KPM PKH khususnya telah bergeser. Banyak ibu memilih bekerja membantu suami untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga mereka. Sehingga peran ibu dirumah serta waktu yang diberikan untuk bersama sama anak pun turut berkurang.

Kebanyakan ibu-ibu KPM PKH bekerja sebagai asisten rumah tangga, buruh cuci, dan petugas pada dinas kebersihan. Dapat dipastikan mereka kehabisan waktu untuk membersamai anak mereka, bahkan untuk sekedar bicara menanyakan bagaimana sebuah hari dilalui oleh anak-anaknya. Pekerjaan mereka tergolong berat sehingga sampai dirumah biasanya ibu-ibu ini langsung istirahat dan keberatan direpotkan oleh anak-anaknya.

Acara sabtu bersama  ibu berisi kegiatan ibu dan anak yang sama-sama mendengarkan dongeng. Hadir di tengah tengah kami seorang pendongeng kenamaan di provinsi Jambi bernama Berlian Santosa dan Tommy Harry Pandiangan. Mereka menamai diri mereka sebagai relawan dongeng. Mereka memiliki komunitas bernama “Kampung Dongeng Seloko”.

Mengapa Hari Anak Nasional kali ini harus diisi dengan mendengarkan dongeng? Dongeng masih dipercaya sebagai media yang baik untuk anak-anak dalam pengajaran nilai nilai kehidupan. Ia juga baik untuk perkembangan komunikasi karena kegiatan mendengar mempengaruhi kemampuan bicara dan memahami kata. Yang lebih hebat kebiasaan membacakan dongeng untuk anak akan mengurangi pengaruh buruk alat permainan modern (red: gadget) bagi anak-anak.  Namun kegiatan mendongeng telah banyak ditinggalkan oleh orang tua. Kebanyakan alasannya adalah mereka tidak punya cukup waktu untuk mendongeng ke anaknya. Pada Sabtu Bersama Ibu, terlihat keceriaan Ibu dan anak yang sama-sama bahagia  dihibur oleh Kak Ian dan Kak Tommy.

Selain mendengarkan dongeng, ada juga lomba ibu kreatif siapkan bekal anak sekolah. Sebuah kegiatan yang juga telah banyak ditinggalkan oleh ibu-ibu. Mengingat bahwa di sekolah sudah banyak sekali warung-warung dan pedagang yang sediakan makanan untuk anak-anak sekolah. Padahal membawa bekal dari rumah dapat melindungi anak dari kebiasaan jajan sembarangan, dapat mengontrol asupan gizi anak setiap harinya, dan dipercaya oleh sebagian ibu-ibu lebih hemat dan ekonomis. Namun kebanyakan keluhan datang dari ibu-ibu yang telah menyiapkan bekal anaknya namun anaknya enggan untuk menyantap bekal tersebut. Lewat lomba ini, kami mencoba mengingatkan ibu-ibu untuk berkreasi  dalam siapkan bekal yang sehat buat anak-anak mereka.  Dari 20 peserta lomba kreatifitas menyiapkan bekal anak, maka terpilih lah 3 orang pemenang yang hadiahnya kemudian diberikan kepada anak-anak mereka. Siapa juri dalam perlombaan ini? Juri nya adalah seluruh anak yang hadir pada acara tersebut. Mereka maju berurutan dengan membawa sebuah kertas untuk memilih menu mana yang mereka suka. Ini juga mengajarkan orang tua, bahwa pendapat seorang anak harus diperhitungkan, kata mereka harus didengarkan. Ini baik untuk perkembangan kepercayaan diri mereka di masa depan.

Di akhir acara ada pula tausiyah berisi ilmu-ilmu parenting yang disampaikan oleh Ustad Jasrul. Ia adalah seorang kepala yayasan sebuah institusi pendidikan di kota Jambi. Orang tua diingatkan kembali bahwa tugas mereka sangat berat. Banyak orang tua lupa bahwa kehidupan anak-anak mereka tergantung pada doa kedua orang tua. Maka jangan pernah lupakan  berdoa untuk anak-anak.

Sudah jelas yang pendamping sosial harapkan dari perayaan hari anak bernama “Sabtu Bersama Ibu” ini. Semuanya adalah untuk mencapai cita-cita program keluarga harapan. Anak Indonesia…. Sehat dan Pintar. Mereka sehat karena ibu yang kreatif siapkan bekal sekolah, dan menjadi pintar karena mereka rajin membaca  sebagai pengaruh dari mendengarkan dongeng ibu.

Semoga apa yang menjadi cita-cita kami ini dapat terwujud. Semoga acara ini mencipta ibu-ibu pendongeng lagi  kreatif.

Salam PKH, Meraih Keluarga Sejahtera.

Oleh : Silvina Yuza-Pendamping Sosial Kecamatan Kotabaru-Kota Jambi-Provinsi Jambi-2017

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Komentar

Category: PKH Inspiration

Close

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.