Jiwa Nasionalisme Mereka Jangan Memudar

Shares
  • facebook

Pagi itu masih basah oleh embun ketika langkah kaki Ester Sampe Sa’dansesean, sedang berjalan menyusuri jalan kecil menuju SD 12 Sadan yang terletak di Dusun Batu. Sebuah dusun kecil yang masuk dalam wilayah Desa Sa’dan Tiro Allo, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.

Hari itu, Ester memiliki agenda untuk melaksanakan kegiatan verifikasi pendidikan di SD 12 Sa’dan di mana ada beberapa anak KPM binaannya menjadi anak didik di sekolah tersebut. Suatu kegiatan rutin yang biasa dilakukan oleh seorang Pendamping PKH untuk melakukan kegiatan verifikasi pendidikan di fasilitas pendidikan yang ada di wilayah dampingannya.



Namun pagi itu dia melihat pemandangan yang agak berbeda dengan hari biasanya. Dara berusia 28 tahun itu melihat sekelompok anak didik yang begitu antusiasnya menyanyikan lagu Indonesia Raya sembari berlarian di sepanjang jalan menuju sekolahnya. Tanpa ada beban di wajah mereka seolah ingin meneguhkan niat hati mereka dalam menyongsong masa depannya.

Secara refleks dia segera mengambil HP nya untuk mengabadikan momen yang tidak biasa ini. Sungguh peristiwa yang menyenangkan bisa menyaksikan secara langsung bagaimana generasi penerus bangsa ini masih mau menyanyikan lagu kebangsaan di tengah gempuran budaya luar maupun lokal yang justru jauh dari membangkitkan rasa nasionalisme mereka.

Ingatan Pendamping PKH yang tinggal di Dusun Peawaran, Desa Sa’dan Ulusalu kembali ke masa lalu ketika dia dan kawan – kawannya masih sering menyanyikan lagu – lagu nasional seperti Angin Mamiri, Rayuan Pulau Kelapa, Bagimu Negeri dan beberapa lagu lainnya. Baginya, membangun jiwa nasionalisme generasi penerus bangsa bisa melalui banyak cara dan salah satunya adalah mengenalkan kepada mereka dengan lagu – lagu nasional yang tidak lekang di makan waktu. Inspiratif!
(Guruh Andrianto)

Comments

comments

Category: PKH Inspiration

Tinggalkan Balasan

Close