LUPAKAN DUKA, MARI BELAJAR DAN BERBAGI DI FDS – FAMILY DEVELOPMENT SESSION

| Maret 12, 2018 | 0 Comments | 7.058 views

PERTEMUAN PENINGKATAN KAPASITAS KELUARGA ( P2K2 ) – FAMILY DEVELOPMENT SESSION ( FDS ), adalah upaya peningkatan kapasitas keluarga yang harus terus dilakukan tanpa berhenti sebelum benar – benar mereka ( KPM ) sejahterah ”. MFariz

PERTEMUAN PENINGKATAN KAPASITAS KELUARGA IBU itu tiba-tiba Menangis, ketika Junet menanyakan hal yang paling sensitive dalam kehidupannya, 4 Hari yang lalu suami ibu meninggal karna sakit yang lama sudah diderita. Semua ikut hening, diantara mereka ada yang mencoba mengumpat rasa sedih, Sesekali mereka mengusap mata, takut ketahuan kalau mereka juga bersedih karena hal yang paling sensitive berhasil diulek oleh Junet yang sebelumnya sama sekali tidak mengetahui bahwa diantara ibu – ibu yang hadir masih merasakan duka yang sangat mendalam. Siang menjelang sore dihari Jumat ( 09/03 ) yang terik. Saya datang dengan suasana batin yang agar berbeda. Tidak seperti dua hari lalu,  dikegiatan yang sama. Yang menurut perasaan saya biasa saja. Tapi, disuasana siang itu ada hal yang saya rasakan begitu ganjal. Batin yang gusar, letih yang berkecamuk. Mungkin karna dipengaruhi siang yang panas.

Saya datang lebih awal dari biasanya. Lebih cepat mereka, setengah jam mugkin. Saya datang dengan semangat yang masih sama. Menghadiri kegiatan FDS yang dilaksanakan oleh Program Keluarga Harapan, Kegiatan FDS ini merupakan kepanjangan dari Family Development Session, yang merupakan kegiatan rutin yang baru dimulai diawal tahun untuk mengisi kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga atau disingkat P2K2.



FDS merupakan kegiatan yang menjadi kegiatan unggulan guna meningkatkan kualitas hidup keluarga Indonesia Penerima Bantuan Sosial PKH, makanya pada awal tahun, Pendamping PKH Kota Palu, bersemangat untuk melaksanakan kegiatan ini, Sebab, sebelum-sebelumnya kegiatan tatap muka dengan peserta KPM hanya bersinggungan soal data peserta saja dan hanya mengingatkan soal komitmen sebagai peserta untuk tetap taat terhadap aturan yang ada di PKH. Yah, seperti anak usia sekolah harus rutin sekolah, balita dan ibu hamil harus rajin control Posyandu, dan beberapa aturan yang menjadi komitmen peserta tersebut.

Setelah mengikuti Coaching FDS 2 hari berturut-turut, Saya dan rekan-rekan kemudian mengatur jadwal untuk melaksanakan diwilayah dampingan diminggu berikutnya. Kami Mulai menyiapkan, berbagai keperluan, dari modul, alat peraga, flipcart, film, slide materi, infokus, dan semua yang berkaitan dengan perangkat pelaksanaan FDS harus segera siap, sehingga apa yang menjadi inti dari kegiatan akan tersampaikan jika perlengkapan itu ada.

Setelah proses persiapan itu siap, maka kegiatan FDS diawali dari wilayah dampingan, Kelurahan Tipo, kemudian Watusampu, bergeser ke Buluri, lanjut Kabonena, kemudian Silae dan terakhir Donggala Kodi, 6 Kelurahan tersebut masuk diwilayah Kecamatan Ulujadi, Kecamatan yang letak geografisnya itu ada diantara gunung dibagian belakang dan Teluk Palu dibagian depan. 6 Kelurahan selesai di 3 Hari pelaksanaan secara berurutan.

Dari proses pelaksanaan FDS diberbagai tempat yang ada di Kecamatan Ulujadi berjalan dengan lancar. Semua proses terlaksana, meski ada satu – dua langkah materi yang terlewatkan, dan hal itu masih bisa dimaklumi. Karena baru memulai. Justru hal yang berbeda dan membuat seisi ruang yang riang dan luas itu tiba – tiba sempit dan hening, terjadi ketika pelaksanaan FDS dilaksanakan di Kelurahan Silae. Seorang ibu menangis terbata – bata, saat Junet yang kami percayakan untuk membawakan materi di sesi awal menanyakan pertanyaan pengantar, sebelum masuk ke materi selanjutnya.

“Kenapa harus menjadi orang tua yang baik” Ah, kayaknya pertanyaan itu sangat menohok, arah mic seketika disodorkan kearah ibu tersebut. Ia, kemudian memegang dengan gemetar. Lalu, bersuara dengan isak tangis, sehingga tidak jelas terdengar, dari raut wajahnya ia memang menangis, rupanya ia sedih, ia harus siap untuk menjadi orang tua tunggal dari 3 anaknya. Ia harus membesarkan, mensekolahkan dan mendidik anaknya yang masih usia pertumbuhan itu seorang diri. Sungguh ujian yang sangat berat. Tidak mudah memang, dengan kondisi ekonomi semrawut, mata pencarian tidak jelas, suaminya pergi untuk selamanya dengan hanya menitipkan harta bernyawa yakni 3 anak yang masih membutuhkan kasih saying seorang ayah.

Suasana sedih menular ke peserta yang juga ikut dalam FDS tersebut, diantara mereka, Nampak mata mulai berkaca, sesekali mengusap, agar tidak ketahuan oleh kami yang menjadi pengantar materi. Agar tidak larut, Junet berhasil mengubah suasana menjadi cair, tawa kembali muncul, semangat kembali bergairah, lupakan kesedihan, lupakan segala sesuatu yang bermasalah dirumah. Sekarang saatnya focus untuk mengikuti materi.

Dan akhirnya, FDS menjadi ajang curhat, menjadi ajang tempat berbagi pengamalan dan pengetahuan. Menjadi ajang silaturahmi anggota KPM yang selama ini sibuk dengan urusan rumah tangga.

Demikian, singkat laporan dari proses FDS yang sudah dilakukan oleh kami pendamping Kecamatan Ulujadi, pesannya Semoga ibu yang ditinggal, tabah dan sabar, bahwa ujian yang sesungguhnya adalah bukan ketika ditinggalkan, tetapi ketika kita mampu bertahan dengan kondisi yang serba tidak ada. Semoga ibu itu menjadi kuat dan paham setelah mengikuti kegiatan FDS, menjadi orang tua tunggal bukanlah hal yang sangat sulit, masih banyak ruang – ruang yang dapat dijadikan tempat bertanya, berbagi dan bermanfaat untuk keluarga dan lingkungan.

Dan pertanyaan selanjutnya adalah, Apa yang dapat dipetik dari proses kegiatan FDS ini? Jawabannya adalah banyak, banyak hal yang bisa kita dapatkan baik bagi Pendamping juga bagi Peserta KPM PKH yang menjadi sasaran utama kenapa kegiatan ini harus dilaksanakan. Jadi, tidak ada alasan yang tidak masuk akal untuk tidak mengikuti kegiatan ini, semua harus ikut, sebab ini untuk kalian Keluarga Penerima Manfaat. Terima Kasih

Penulis hanyalah seorang pekerja social yang masih terus mau berbuat dan bermanfaat untuk semua orang!!!

Lasoso, 10 – 03 -2018

Comments

comments

Tags: ,

Category: FDS PKH

Close