Menggali Potensi dengan Permodalan Bantuan PKH agar dapat Terlepas dari Hutang Bank Keliling

Oleh | Pada Oktober 23, 2018

Menggali Potensi dengan Permodalan Bantuan PKH agar dapat Terlepas dari Hutang Bank Harian keliling Sebuah kampung kecil yang terletak di tengah persawahan ada banyak kisah KPM yang terbelenggu oleh hutang, saya Yuyun Yuliawati mengemban tugas sebagai pendamping PKH 2017 yang mendampingi KPM baru 2018 kurang lebih sekitar 20 kpm dalam satu kelompok di mana salah satunya adalah seorang keluarga penerima manfaat pkh yang tinggal di sebuah rumah yg sangat memprihatinkan dan jauh dari kelayakan ekonomi karna itu sebelum menjadi anggota PKH beliau sering meminjam uang kepada Bank keliling harian namun permasalahannya justru semakin membesar karna beliau tidak bisa menutup hutang untuk tidak lagi meminjam uang. Ibu yanti 27 tahun ibu dari 2 orang anak yang kini usia anak pertamanya 7 tahun duduk di kelas 2 SD dan anak keduanya balita berumur dua tahun, mengaku kesulitan dalam ekonomi karna penghasilan suaminya sebagai buruh harian lepas tidak mencukupi untuk menutup kebutuhan harian namun setelah menjadi anggota pkh yaitu penerima manfaat program keluarga harapan mengaku terbantu oleh karna itu ibu yanti tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan menjadi kpm sebisa mungkin ibu 2 orang anak ini mempergunakan bantuan pemerintah untuk permodalan usahanya.

Dengan bantuan program PKH kini ibu Yanti dan suaminya membuat keterampilan pengrajin kayu yaitu mobil-mobilan kayu, yang dipasarkan di tempat wisata pulau cangkir kec. Kronjo. “kalau sedang banyak pengunjung saya bisa menjual banyak mobil-mobilan ini tapi tidak setiap hari laku karna pengunjung wisata pulau cangkir juga ramai pengunjungnya hanya di setiap akhir pekan saja oleh karna itu saya terkadang ikut berjualan di pasar malam agar bisa mendapatkan tambahan penghasilan lebih, dari penghasilan tersebut saya bisa sisihkan sebagiannya untuk membayar hutang dan sebaiannya untuk biaya kebutuhan pokok juga, hingga kina sampai dengan bantuan PKH tahap 3 ( tiga kali menerima uang PKH) saya sudah bebas dari hutang Bank harian keliling semoga kedepannya saya dapat mengembangkan usaha’’ ujar ibu Yanti ketika diwawancarai.

Ibu Yanti seorang wanita yang gigih membantu meningkatkan penghasilan suaminya bukan saja membantu memasarkan produk keterampilan yang dibuat oleh suaminya tetapi kesehariannya juga berjualan jajanan di madrasah yang ada di kampungnya tak jauh dari tempat tingganyal. Beliau bercerita mempunyai keinginan suatu saat nanti kala dirinya sudah mampu dan sejahtera maka akan keluar dari pkh sebagai penerima manfaat karna sebaik baiknya manusia yaitu mereka yang memberi bukan yang selalu menerima. Mendengar motivasinya untuk merubah hidup ke arah yang lebih sejahtera saya merasa haru dan bangga dengan adanya program pkh yang banyak memberikan solusi untuk para kpm (keluarga penerima manfaat) juga terlepas dari hutang bank keliling yang mayoritas di kampung tersebut adalah anggota/peminjam kini setelah para kpm diberikan pembekalan memalui P2K2 (pertemuan peningkatan kemampuan keluarga) dengan harapan perlahan bisa terlepas dari hutang bank keliling.



Memang tidak lah mudah untuk memrubah pola pikir para KPM semua butuh proses dan tentunya harus disertai kerja keras ekstra baik KPM maupun saya sebagai pendamping karna harus terus membina, mengawasi, dan mendukung penuh semangat para kpm untuk merubah mindset mereka. Harapan saya sebagai pendamping agar semua kpm mampu mempergunakan bantuan untuk bisa mencukupi kebutuhan ekonominya ada banyak cara untuk bisa bangkit dari kemiskinan karna setiap manusia memiliki potensi yang harus digali, kalau ibu Yanti dan suaminya saja mampu menggali potensinya mengapa kita terdiam, semoga suatu saat nanti ibu Yanti menjadi pengusaha pengrajin kayu dan mempunyai warung untuk berdagang jajanan di sekolah serta niat mulianya dikabulkan oleh Allah SWT yaitu ingin segera graduasi mandiri.

Nama : Yuyun Yuliawati Address: Kabupaten Tangerang/ kecamatan Kronjo/ Desa pagedangan Udik

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Tags:

Category: PKH Inspiration

Close