MERAJUT ASA UNTUK MERAIH BAHAGIA Profil KPM PKH Graduasi Mandiri

| Agustus 2, 2018 | 0 Comments | 595 views

(Profil KPM PKH Graduasi Mandiri : Andarini Fatimah, KPM PKH Tonggalan, Kec. Klaten Tengah) Pogram Keluarga Harapan (PKH) masuk di Kabupaten Klaten sejak tahun 2013. Selama perjalanan kurang lebih 5 tahun ini, banyak manfaat yang telah dirasakan oleh Penerima Manfaat. Diantaranya manfaat secara ekonomi, terbantunya pendidikan dan kesehatan serta juga terbentuknya jiwa wira usaha di bebarapa KPM atau penerima manfaat.  Tahapan program yang selain memberikan bantuan secara karikatif (langsung) kepada KPM juga ada penguatan-penguatan secara individu ataupun kelompok .

Dalam tahapan tertentu, selama waktu tertentu (5 tahun) diharapkan ada KPM yang  mengalami    “ kenaikan kelas ” atau istilahnya Graduasi.  Ada beberapa alasan mengapa Penerima Manfaat ini mengalami Graduasi, diantaranya secara ekonomi sudah mulai mapan, usaha bangkit atau juga kemandirian mulai terbangun. Seperti beberapa KPM yang ada di binaan PKH Kecamatan Klaten Tengah , Kabupaten Klaten.

Ibu Andarini merupakan salah satu contoh Penerima Manfaat yang tahun 2018 ini secara rela atas kesadaran sendiri menyatakan mundur atau rela tidak mendapatkan bantuan dari PKH lagi. Ibu Andarini yang beralamat di Kampung Tonggalan RT 05/ RW 3 Kal Tonggalan Klaten , awalnya tahun 2013 masuk dalam daftar Penerima manafaat PKH di Klaten. Secara kehidupan ekonomi memang saat itu dia dan suaminya pulang dari Bogor (diminta untuk menunggui mertuanya yang sakit) , dengan harapan di Klaten akan mendapatkan pekerjaan yang layak. Tapi ternyata harapan itu sirna, dan saat itu dia hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga dan suaminya  yang bernama Mujianto bekerja serabutan. Penghasilan yang pas-pasan dengan 2 anak yang masih SD dan TK, serta harus menanggung biaya mertua menjadi kehidupan yang harus dijalani Ibu Andarini dan keluarga.



“Tahun itu (2011-2013) merupakan tahun-tahun yang berat dan saya harus menjalani dengan segenap usaha yang ada” ujar Andarini dalam suatu pembicaraan di waktu sore. Sangat berat bagi dia menjalani hidup itu. Tetapi dengan iklhas tetap dia jalani. dan secercah harapan muncul ketika tahun 2013 dia masuk sebagai  daftar Penerima Manfaat PKH di Kelurahan Tonggalan , Kecamatan Klaten Tengah. Dan sejak saat itu, dia sangat aktif dalam kegiatan-kegiatan di PKH seperti pertemuan kelompok, disksusi dengan pendamping bahkan ikut work shop atau pameran-pameran yang ada. Salah satu interaksinya dengan Pendamping PKH adalah ketika dia dimotivasi untuk melakukan kegiatan usaha sesuai dengan keahlian yang dimilikinya. Dari diskusi yang ada tercetuslah ide untuk membuat warung Dawet angkringan yang dijual di pinggir jalan. Ternyata Alhamdulillah usaha yang dirintis di dekat Polsek Klaten Tengah ini cukup menghasilkan dan banyak pesanan yang ada. Bahkan dalam salah satu work shop PKH di RSPD Kab Klaten tahun 2014, dawet angkringan ini ikut membuka stand dan banyak yang membeli.

Seiring dengan berjalannya waktu, usaha  dawet ini tetap eksis, mungkin sudah jalan rejeki, suaminya yang selama ini kerja serabutan, mendapat tawaran untuk menjadi Penjaga Sekolah di SMP N 2 Klaten. Pekerjaan ini ditawarkan oleh salah satu Guru SMP N 2 Klaten yang kebetulan jamaah Masjid yang sama dengan suaminya (cukup aktif sebagai jamaah juga). Tawaran ini pun diterima dan dijalani mulai tahun 2014. Suatu ketika lokasi SMP N 2 Klaten pindah lokasi ke tempat yang lebih besar, dan Pak Mujianto beserta istrinya, Bu Andarini , dipanggil oleh Kepala Sekolah bahwa nanti penjaga sekolah harus mengajak istrinya untuk sekalian menjaga warung sekolah (kantin) dalam satu paket.

Momentum diatas merupakan sebuah titik balik dalam hidupnya. “Dengan berlinangan air mata, Bu Andarini bercerita, hal tersebut merupakan sebuah anugerah dan kesempatan/jalan rejeki yang tak terduga. Dia dan suaminya akhirnya menerima dan menjalani jalan hidup itu dengan penuh syukur dan semangat. Hari-demi hari dilaluinya dengan  ikhlas , jujur dan penuh semangat. Rejeki dari usaha itupun sedikit-demi sedikit mulai kelihatan. Dan berjalan selama kurun waktu 3 tahun (2015-2018) , dari informasi yang didapat penhasilan bersih per hari antara 150.000 – 200.000,- , sungguh sebuah nilai yang tidak sedikit.

Hingga pada suatu  ketika Bu Andarini, ini menemui Pendamping PKH dan menyampaikan kira-kira bisa tidak kalo dirinya keluar dari Program PKH, untuk memberikan kesempatan kepada orang lain yang lebih membutuhkan untuk mendapatkan PKH. Awalnya memang dia ragu-ragu dan bimbang, karena takut dianggap sombong. Tetapi akhirnya bulan Juni 2018 keraguan itu pupus dan dengan tekad yang bulat menyampaikan niat mundur dari PKH dengan ikhlas. Dengan semangat memberi kesempatan yang lainnya dan juga dia ingin membesarkan usahanya, dia mencoba MERAJUT ASA UNTUK MERAIH BAHAGIA, demi masa depan yang akan dirainya bersama keluarga. Bu Andarini juga bersedia sebagai relawan untuk memberikan motivasi atau inspirasi kepada KPM lainnya untuk mengikuti jejak langkahnya. Dia bersedia hadir di setiap pertemuan untuk menularkan semangatnya.

Selamat Bu Andarini, semoga Tuhan memberikan kemudahan dia dan keluarga dalam meraih masa depan yang gemilang dan meraih Sukses dan Bahagia. Semoga. Aamiin.

Salam PKHDitulis oleh Fitria Nurhayati  . ( Pendamping PKH Klaten Tengah )

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Komentar

Tags:

Category: PKH Inspiration

Close

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.