P2K2, Pendamping Tekankan Pentingnya Berfikir Positif dan Bertutur Kata Yang Baik

| Februari 6, 2018 | 0 Comments | 2.719 views

P2K2, Pendamping Tekankan Pentingnya Berfikir Positif dan Bertutur Kata Yang Baik

P2K2, Pendamping Tekankan Pentingnya Berfikir Positif dan Bertutur Kata Yang Baik.  NUNUKAN- Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Nunukan mengadakan Pertemuan peningkatan kualitas keluarga (P2K2) atau Family Development Session (FDS) bersama Keluarga penerima manfaat (KPM), berlangsung di Kampung Solor Jln. Antasari Nunukan tengah, tepatnya rumah Ibu Bernabet yang dihadiri kurang lebih 20 orang peserta KPM, Minggu (04/02/2018) sore.

Kegiatan Familiy Development Session (FDS) program keluarga harapan bertujuan merubah perilaku dan pola pikir peserta keluarga penerima manfaat (KPM) Untuk selalu termotivasi untuk maju dan bersikap positif, diman pada kegiatan FDS peserta diberi bekal oleh pendamping PKH terkait masalah Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi keluarga dan perlindungan anak.



Pada kesempatan Kali ini pendamping sosial Iriyana selaku pemateri menjelaskan tentang pentingnya untuk selalu bertutur kata yang baik dan berfikir positif dalam keluarga maupun dalam kehidupan betetangga.

“Untuk menjadi orang tua yang baik kita harus berusaha melihat hal-hal yang baik dalam diri kita, berfikir positif untuk mendorong perilaku dan bertutur kata yang baik”. Ungkapnya

” Kalau kita selalu berbicara kasar itu akan berpengaruh negatif terhadap pola fikir anak dan tidak baik dalam keluarga apalagi dalam kehidupan bertetangga, Tolong dipraktekkan dirumah yah bu” harapnya

Interaksi yang terjadi begitu hangat dan penuh kekeluargaan, terlihat peserta begitu antusias dengan sesekali memberikan pertanyaan dan candaan. Seperti yang dikatakan ibu antonia pada saat ditanya tentang bahagia dan tidak baiknya melihat anak.

“Saya bahagia dan bangga pada saat lihat anak dapat bersekolah, naik kelas, dapat nilai yang baik.
Buruknya kalau nanti lihat anak minum-minuman keras, isap lem, nyabu, pokoknya rusaklah” candanya.

 

Perlu diketahui bahwa Pelaksanaan FDS disesuaikan dengan kegiatan pertemuan kelompok, untuk itu perlu kesepakatan bersama antara pendamping dan peserta dalam menentukan jadwal. Kelompok diskusi dilakukan oleh 1 pendamping terhadap 15-20 KPM yang tinggal berdekatan, Waktu dan lokasi pertemuan disepakati antara pendamping dan peserta PKH, dengan prinsip tidak membebankan peserta PKH.

Setiap sesi dilaksanakan satu kali dalam satu bulan dengan durasi 2 sampai 2,5 Jam. Kegiatan dilakukan secara interaktif-partisipatif (tidak satu arah) , dimulai dengan pembukaan, ulasan materi sebelumnya, serta penyampaian materi dan tanya jawab. Turut hadir pada kesempatan ini, Yahdi armadi dan Bambang Nurhadi sebagai Pendamping sosial yang baru di kabupaten Nunukan, harapannya dapat mengambil pelajaran dan pengalaman sebagai Crew sosial di kabupaten Nunukan.
(YD/Sosial Crew)

Comments

comments

Tags: ,

Category: PKH Inspiration

Close