PENDAMPING PKH PAPARKAN LANGKAH LANGAKAH MENJADI ORANG TUA YANG LEBIH BAIK

Oleh | Pada Mei 4, 2018

PENDAMPING PKH GUNUNSARI PAPARKAN LANGKAH LANGAKAH MENJADI ORANG TUA YANG LEBIH BAIK PKH GUNUNGSARI-Dalam Islam sering di ungkapkan “Baiti Jannati” yang berarti Rumahku Syurgaku.  Sebuah ungkapan yang sangat indah, syurga identik dengan kebahagiaan, keindahan, ketenangan, kedamaian dan kesejahteraan.  Bila dikaitkan dengan pengasuhan anak, kedamaian dan ketenangan adalah syarat mutlak yang harus terpenuhi bila ingin menggapai sukses dan sumber utamanya adalah support dari kedua orang tua serta lingkungan sosial masyarakat

Kedua orang tua yang dibingkau dalam rumah tangga adalah pondasi dasar dalam membentuk karakter seorang anak, untuk meletakkan pondasi yang kokoh diperlukan keserasian satu sama lainnya, diibaratakan dalam sebuah keluarga “se ia sekata antara suami, istri dan anak anak”.



Mendidik anak bukanlah hal yang mudah sebab demikian diperlukan ilmu yang memadai dan kemampuan dalam mengelola emosi. Tidak semua keluarga memiliki kemampuan dalam mendidik anak mereka dengan baik,  pun kekerasan pada anak sering kali  terjadi

Kemampuan dan ilmu yang minim salah satu penyebab gagalnya orang tua dalam mendidik seorang anak

Hadirnya para Pendamping sosial PKH menjawab semua itu melalui kegiatan rutin bulanan yang disebabut sebagai Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluaraga (P2K2) atau Familly Depelopment Season (FDS) Kali ini Pendamping Sosial PKH Kecamatan Gunungsari menyelenggarakan P2K2 bersama Supervisor PKH di Desa Penimbung Kecamatan Gunungsri Lombok Barat, Senin 30 April 2018

Dalam sesi ini para pendamping dan supervisor berbagai ilmu dan pengetahuan tentang pentingnya pengasuhan anak. ”menjadi orang tua yang lebih baik” adalah langkah utama bila ingin menanamkan benih kebaikan pada seorang anak

“untuk menjadi orang tua yang kebih baik, langkah awal ibu ibu harus mengingat hal membahagian yang dirasakan sebagai orang tua”, kata Nisrin salah seorang pendamping sosial PKH Kecamatan Gunungsari

Ia meminta agar ibu ibu memperaktikkannya dirumah dalam kehidupan berkeluarga terlebih dalam pengasuhan seorang anak. Penyampian pesan dikuatkan dengan diskusi dan diselingi oleh beberapa skill ice breaking dari pendamping Selanjutnya langkah kedua untuk menjadi orang tua yang lebih baik, Dian Surman yang juga merupakan pendamping sosial Gunungsari mengingatkan ibu ibu agar apa yang diucapkan sesuai dengan apa yang diperbuat, Ia menyelingi dengan ice breaking “Kepala, Pundak, Lutut, Kaki”.

Menurutnya, seorang anak akan lebih meniru apa yang dilihat daripada apa yang didengar, lebih mencontoh perbuatan dari orang tua

Langkah ketiga adalah senantiasa berpikir positif dan langkah ke empat adalah selalu bersikap dan bertutur kata penuh kasih sayang dalam bersikap. Kempat langkah ini kemudian direview oleh pendamping selanjutnya “Zen Nie”, dan dilanjutkan ke langkah ke lima yaitu melibatkan seorang ayah dalam pengasuhan sehari hari atau membangun diskusi dalam rumah tangga

Untuk menggali pemahaman dan konsentrasi peserta pendamping kambali memberikan ruang kepada ibu ibu untuk menyampaikan pendampatnya, satu persatu ibu ibu mengutarakan pendampatnya. Atas keaktifan dan keberanian dalam mengutarakan pendampat pendamping memberikan apresiasi

Berlanjut kelangkah ke enam untuk menjadi orang tua yang lebih baik adalah membuat keputusan bersama dan melaksanakannya dengan konsisten. Materi diselingi dengan menonton video, kemudian peserta berikan kesempatan untuk menyampaikan pesan yang tersirat dalam video tersebut

Langkah selanjutnya yaitu langkah ke tujuh adalah menghindari perbedaan pendapat dan pertengkaran di depan anak. “bila orang tua sering kali bertengkar didepan anak, maka emosi anak akan terganggu, karena terganggu, anak menjadi broken home, tidak betah dirumah karena sering kali melihat kedua orang tuanya bertengkar”, Kata Rehani pendamping sosial PKH yang bertugas di Desa Penimbung

Pertemuan yang berlangsung selama 2 jam lebih ditutup dengan pesan agar ibu ibu bisa mempraktikkanya di rumah masing masing dan kehidupan bermasyarakat dan mengingatkan bahwa pertemuan pertemuan seperti ini akan terus berlanjut hingga sesi berikutnya

Maka untuk dapat memudahkan mengingat nama dari pertemuan ini, pipit selaku supervisor PKH mengajak ibu ibu untuk meneriakkan yel yel P2K2 yang disimpul dengan gerakan tangan bermakna (Zen Nie)

by Nama : ZAENUDDIN Address: LOMBOK BARAT KECAMATAN GUNUNGSARI DESA PENIMBUNG

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Tags: , ,

Category: FDS PKH

Close