Susul Agustus Tuntas, Kemensos Komitmen Sukseskan November Tuntas

| Oktober 31, 2017 | 0 Comments | Dibaca 12 kali

Jakarta (31/10/2017) – Kementerian Sosial (Kemensos) tetap akan konsisten dalam menyukseskan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai program unggulan pengentasan kemiskinan pada tahun 2017 ini, termasuk juga akan menyukseskan perluasan jangkauan menjadi 10 juta penerima manfaat PKH di tahun 2018 mendatang.

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan “kehadiran semua pejabat tinggi pratama di lingkungan Kemensos merupakan komitmen kami untuk memaksimalkan november tuntas.” Hal tersebut disampaikan, Khofifah, pada kesempatan rapat Percepatan Penyaluran PKH Tahap IV “November Tuntas” di kantor Kementerian Sosial, Jakarta (31/10) siang tadi.

“Format pelaksanaan november tuntas sudah mengerucut dan pelaksanaannya akan turun bersama dengan Himpunan Bank Negara (Himbara), “ ujar Khofifah.




Khofifah juga menyampaikan, “Apa yang sudah kita lakukan saat ini sudah on the track, efektifitas ketepatan sasaran dan penurunan kemiskinan dan gini rasio. Tapi kita akan terus memaksimalkan efektifitas terutama dari targetingnya.”

Rapat yang juga dihadiri oleh para Pejabat Eselon I dan Pejabat Eselon II dilingkungan Kemensos, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan unsur Himbara (BNI, BRI, BTN dan Mandiri), mengusung konsep yang akan menguang suksesnya agustus tuntas dalam penyaluran Bantuan Sosial PKH non tunai pada bulan November mendatang, dengan menurunkan seluruh pejabat Eselon I dan Pejabat Eselon II untuk memantau secara langsung pencairan PKH tahap IV dilapangan.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat, menyampaikan “kali ini, para pejabat Eselon I dan Eselon II di lingkungan Kemensos akan di turunkan ke daerah-daerah sulit, daerah remote atau daerah dengan area blankspot.”

Selain itu, kesiapan pelaksanaan November Tuntas juga akan memaksimalkan  inovasi teknologi penyaluran bantuan sosial non tunai secara offline dengan menggunakan mesin “EDC Offline” yang telah launching pertama kali oleh Menteri Sosial di Pacet, Kabupaten Mojokerto (22/10) yang lalu, untuk dapat menjangkau Penyaluran PKH Wilayah blankspot area.

Sebagaimana diketahui, bahwa selama ini penyaluran bantuan sosial non tunai PKH menggunakan mesin EDC online yang sangat mengandalkan sinyal selular. Namun, dengan keberadaan EDC offline ini, maka hambatan tersebut dapat teratasi.

 “Mohon para penanggung jawab yang sudah ditunjuk agar segera melakukan langkah-langkah koordinasi kepada pihak terkait agar pelaksanaan penyaluran bantuan sosial PKH tahap IV tepat waktu” pinta Harry diakhir rapat.

Pelaksanaan “November Tuntas” direncanakan akan mulai dilaksanakan pada tanggal 6 November 2017. (KAS/JSK)

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Komentar

Category: Berita Utama

Close

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.