Tahun 2018 Jumlah KPM PKH 10 Juta – Mensos Khofifah

| Agustus 24, 2017 | 0 Comments | Dibaca 18 kali

Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa mengatakan, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di tahun 2018 ditargetkan menjadi 10 juta. Penambahan KPM PKH ini juga akan dibarengi penambahan pendamping baru.

“Bukan karena kemiskinannya bertambah, tapi karena secara nasional memang ada tambahan 4 juta KPM baru di tahun 2018,” kata Khofifah selepas Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai PKH, di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Ragional III Yogyakarta, Rabu (23/8/2017).




“Oleh karena itu kami juga menyiapkan pendampingnya. Sesuai dengan jumlah yang akan menerima manfaat di masing-masing kabupaten dan kota. Jumlah itu yang akan menjadi dasar (jumlah) pendamping baru yang akan direkrut,” imbuhnya.

“Di Kementrian Sosial (awalnya) penerima PKH baru 2,7 juta. Kemudian bertambah menjadi 3,5 juta, bertambah lagi menjadi 6 juta di tahun ini. Tahun depan bertambah lagi menjadi 10 juta,” tuturnya.

Merujuk data yang dimiliki pemerintah, kata Khofifah ada 40 persen dari total warga berhak menerima PKH. Sementara tahun ini penerimanya baru 11 persen.

“Kita punya basis data terpadu, itukan 40 persen terbawah. Dari 40 persen penerima PKH, hari ini (penerimanya) baru 11 persen. Tahun depan dinaikkan sampai menjadi 15,6 persen, itu setara dengan 10 juta keluarga,” tambahnya.

Untuk DIY di tahun 2018 akan ada 29.000 PKM PKH baru. Dari jumlah tersebut penambahan paling banyak ada di Kabupaten Bantul, dengan sekitar 10.600 peserta baru.

“Di Bantul ini kira-kira akan bertambah 76 pendamping baru, untuk mengcover 10.600-an penerima baru di tahun 2018. Kalau di DIY ini (ada tambahan) 29.000 peserta baru,” pungkasnya.

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Komentar

Category: Berita Utama

Close

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.