Kisah Nike, Putri KPM PKH, Mengasah Prestasi demi Masa Depan

| Oktober 12, 2018 | 0 Comments | Dibaca 422 kali

Kisah Nike, Putri KMP PKH, Mengasah Prestasi demi Masa Depan Banjarbaru, 11 Oktober 2018. Mengunjungi salah seorang rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara langsung disambut dengan banyak medali, dari perunggu, perak hingga emas. Bu Sumirah memiliki anak yang bernama Nike Rahayu (17th) yang merupakan atlit dari olahraga beladiri berupa judo, muaythai hingga tinju. Kegemaran Nike pada olahraga ini berawal dari pertandingan panco yang diadakan di kelasnya sewaktu ia duduk di kelas X. “Awalnya kan lomba ponco gitu, terus ada temen ngajakin ayo ikut judo katanya, kebetulan dia juga atlit disana, terus pas awal ikut menang jadi ketagihan ikut-ikut lagi hehe” terang anak gadis yang kini duduk di kelas XII IPA di SMAN 2 Martapura ini.

Awal 2017 lalu, Nike memulai dengan olahraga Judo, selang beberapa lama dia mengikuti Muaythai hingga Tinju dalam beberapa bulan terakhir. Kini ia lebih fokus ke Muaythai, dan sedang melakukan persiapan untuk Kejuaraan Nasional Muaythai di Bali bulan Oktober 2018 ini. Ternyata, keahlian Nike dalam hal bela diri ini sedikit diturunkan oleh sang Ayah yang merupakan pelatih silat. “Iya bapaknya Nike ini kan dari Banten, dulu sering silat, tapi karena sekarang sudah tua jadi udah engga lagi. Tapi anak-anaknya ga ada yang suka silat” ucap ibunda Nike.

Dukungan yang muncul tidak hanya dari dalam diri Nike samata, tetapi juga dari pelatih Muaythai yang tidak hanya memaksimalkan latihan untuk berbagai kejuaraan, tetapi juga Nike disarankan untuk menjaga pola makan agar berat badan stabil, memakan telur mentah, minum madu serta memperbanyak berdoa kepada Allah SWT.




Melihat anak bungsunya ini dapat berhasil meraih berbagai kejuaraan, sebagai seorang ibu, Bu Sumirah tentu mendukung dengan selalu memberikan semangat tetapi juga beliau sempat khawatir akan olahraga yang diikuti oleh Nike “Sebenarnya saya mendukung, cuman saya khawatir juga karena takut cidera. Setiap Nike mau tanding sholat tahajud ga pernah ketinggalan, saya minta Allah jagain Nike.” kata Bu Sumirah yang kini bekerja sebagai tukang cetak bata.

Tercatat hingga sekarang, terdapat puluhan medali dari perunggu, perak hingga emas yang telah di raih oleh Nike dari berbagai kejuaraan tingkat Kota, Provinsi dan Nasional. Terakhir, Nike meraih medali emas di kelas -60Kg junior putri pada Vice President Cup 9th Muaythai Championship 2018 di Jakarta bulan Mei 2018 lalu.

Saat Nike meraih medali emas di Vice President Cup 9th Muaythai Championship 2018
Dok: Banjarmasin Post, 14 Mei 2018

Tak hanya berprestasi di bidang non akadamik, ternyata Nike juga berprestasi di bidang akademik. Sejak di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) ia selalu menduduki peringkat 3 besar di kelasnya. Begitupun saat ia berada di Sekolah Menengah Atas (SMA) kini, ia selalu diumumkan berada di peringkat 10 besar dikarenakan sekolahnya tidak pernah memberikan peringkat bagi siswa-siswinya. Melihat berbagai prestasi akademik dan non akademik yang diraih oleh Nike, serta fisik yang baik, Nike berharap suatu saat dapat memiliki masa depan yang cerah untuk menjadi seorang polisi wanita (polwan) atau wanita TNI. Aamiin. Semoga keinginan Nike terwujud!

Anggi Rizqika Ekaputri, S.Tr.Sos
Pekerja Sosial Supervisor PKH Kota Banjarbaru

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Komentar

Tags: , ,

Category: PKH Inspiration

Close