Mensos “Tahun 2017 kita sudah memasuki era penyaluran bansos nontunai”

| Januari 31, 2017 | 0 Comments | Dibaca 38 kali

Mensos “Tahun 2017 kita sudah memasuki era penyaluran bansos nontunai” Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa meminta jajaran pemerintah daerah (pemda) dan dinas sosial (dinsos) di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada penerima manfaat berbagai program pengentasan kemiskinan.

“Tahun 2017 kita sudah memasuki era penyaluran bansos nontunai. Saya minta seluruh jajaran pemda dan dinsos untuk siap dalam memberikan layanan terbaik. Yakni pelayanan yang cepat, akurat dan akuntabel,” katanya di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial di Jakarta, Senin (30/1).

Apalagi lanjutnya, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan agar semua bantuan sosial diberikan dalam bentuk nontunai, melalui perbankan dan diintegrasikan dalam satu sistem penyaluran.




Kementerian Sosial (Kemsos) pun akan memaksimalisasi bantuan sosial (bansos) nontunai. Proses pengintegrasian bansos dalam satu kartu pun sudah dilakukan bertahap.

Pemantapan penyaluran bansos nontunai ini pun terus dikoordinasikan dengan bank himpunan bank negara (himbara) yakni BNI, BRI, Mandiri dan BTN bersama pemerintah daerah kota dan kabupaten.

“Saya mohon dalam memasuki era bansos nontunai ini, ada perubahan paradigma berpikir dan bertindak. Jangan lagi berpikir asal bansos tersalurkan, tapi perbaiki mutu layanannya, tangani segera bila ada masalah di lapangan,” ucapnya.

Mensos menambahkan, pada tahun 2016 terdapat 1,2 juta rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) yang menerima Program Keluarga Harapan (PKH) nontunai. Tahun 2017, jumlahnya akan menjadi 3 juta RTSPM.

“Artinya 50 persen penerima PKH akan menerima dalam bentuk non tunai meliputi 98 kota dan 200 kabupaten,” ucapnya.

Hingga saat ini PKH sudah menjangkau 6 juta RTSPM yang sebagian sudah menerima dalam bentuk nontunai. Sisanya masih melalui kantor pos. Sedangkan program subsidi beras bagi masyarakat berpendapatan rendah (rastra) sudah menjangkau 15,7 juta keluarga.

“Nontunai bansos yang dulu rastra sekarang menjadi bantuan pangan tahun ini menjangkau 1,4 juta delapan kabupaten dan 45 kota,” ujarnya.

Dari jumlah 15,7 juta keluarga sasaran rastra, 1,4 juta keluarga di antaranya sudah menerima alokasi bantuan pangan yang merupakan konversi dari subsidi pangan. Sisanya 14,3 juta keluarga mendapat subsidi pangan.

Mensos pun berharap melalui rakor kesejahteraan sosial ini semua hal bisa terkomunikasikan. Selanjutnya terjadi koordinasi teknis seperti misalnya pada kepala dinas tingkat II dengan perwakilan masing-masing Himbara di tingkat II.

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Komentar

Category: PKH TERKINI

Close

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.