PENDAMPING SOSIAL PKH : AGEN PERUBAHAN SOSIAL

| November 10, 2017 | 0 Comments | 33.048 views

PENDAMPING SOSIAL PKH : AGEN PERUBAHAN SOSIAL  Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat bagi Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH. PKH merupakan program yang berbasis keluarga miskin, sehingga yang menjadi sasaran utama adalah  keluarga  yang  tidak  mampu  secara  ekonomi.  PKH  merupakan  salah  satu  program prioritas nasional yang di jadikan centre of exellence oleh Kementerian Sosial dalam menanggulangi kemiskinan secara kontinu. Kita perlu mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh  pemerintah  melalui  Kementerian  Sosial  dalam  menurunkan  angka  kemiskinan  secara terpadu dan terintegrasi melalui adanya Program Keluarga Harapan (PKH).

Dalam mengimplementasi PKH tentunya dibutuhkan tenaga-tenaga yang profesional dalam memperlancar pelaksanaan PKH. Dibalik kelancaran pelaksanaan misi atau tujuan PKH saat ini, terdapat sosok yang sangat luar biasa dalam melaksanakan amanah sebagai pekerja sosial, yaitu Pendamping Sosial PKH. Pendamping Sosial PKH merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang direkrut oleh Kementerian Sosial sebagai pasukan garis terdepan dalam memberantas kemiskinan.

Sebagai sosok pekerja sosial, peran Pendamping Sosial PKH sangat bermanfaat dalam membantu pemerintah dalam menanggulangi permasalahan kemiskinan. Sebagai Pendamping Sosial PKH tentunya kita harus siap menerima apa konsekuensi yang akan terjadi di lapangan. Perlu juga kita ketahui bersama, bahwa kita sebagai Pendamping Sosial PKH bekerja secara purna   waktu,   dimana   kita   dituntut   sewaktu-waktu   harus  siap   mental   dan  fisik   dalam menjalankan tugas dengan sepenuh hati dan tanggung jawab.



Kegiatan pengembangan kepesertaan PKH di lapangan seperti, Sosialisasi PKH, Validasi, Verifikasi, Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau Family Development Session (FDS), Pemutakhiran, hingga proses penyaluran bantuan kepada KPM membutuhkan peran serta secara langsung oleh Pendamping Sosial PKH untuk memperlancar kegitan adaministrasi dan teknis dari daerah ke pusat. Peran dominan Pendamping Sosial PKH inilah yang  menjadi  tolak  ukur  keberhasilan  PKH  dilapangan,  sehingga  Pendamping  Sosial  PKH

dituntut  harus  bekerja  secara  efektif,  efisien,  dan  produktif  sebagai  pekerja  sosial  yang profesional.

Profesi Pendamping Sosial PKH bukanlah pekerjaan yang mudah dilakukan karena kita bekerja  langsung  bersentuhan  dengan  masyarakat  di  lapangan,  dimana  tentunya  kita  akan bertemu dengan berbagai macam orang yang mempunyai karakter yang berbedah-beda, sehingga kita sebagai Pendamping Sosial PKH harus dituntut agar mampu beradaptasi dengan berbagai macam karakter orang yang kita jumpai dilapangan, khususnya penerima bantuan sosial atau yang biasa kita sebut sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pendamping Sosial PKH sebagai pekerja sosial harus mampu memahami karakter masing-masing KPM, agar kita dapat menjalin komunikasi yang baik dengan para KPM. Komunikasi yang baik dengan KPM inilah yang nantinya dapat dijadikan modal bagi Pendamping Sosial PKH dalam memberikan motivasi dan arahan dalam melakukan perubahan sosial bagi KPM dampingannya.

Secara umum, Pendamping Sosial PKH harus mampu turut serta dalam melakukan intervensi perubahan terhadap permasalahan sosial KPM, baik secara secara individu ataupun keluarga, sehingga permaslahan yang timbul akan dapat terselesaikan dengan maksimal. Sebagai pekerja sosial, Pendamping Sosial PKH dituntut memiliki suatu pemahaman mengenai penanganan masalah yang di hadapi oleh KPM, baik permaslahan pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan sosial. Pendamping Sosial PKH juga harus mampu menerapakan strategi atau metode keilmuan yang di peroleh ketika pelatiahan ataupun pendidikan sebagai  bahan dasar dalam menganalisis dan menyelesaikan permsalahan sosial KPM, sehingga nantinya KPM akan mengalami perubahan sosial secara berkelanjutan.

Pemberian bantuan sosial yang di berikan kepada KPM PKH tidak akan selalu menjamin akan terjadinya perubahan sosial terhadap kehidupan sosial KPM, untuk itu perlu pendekatan Pendamping sosial PKH secara langsung dalam membimbing KPM PKH, agar mampu melakukan transformasi dari KPM dari yang kurang sejahtera menuju KPM yang sejahtera. Secara teknis di lapangan, Pendamping Sosial PKH mengetahui secara langsung kondisi KPM yang ada di masyarakat, sehingga Pendamping Sosial PKH tahu apa permasalahan dan solusi yang perlu diberikan kepada KPM dampingannya agar secara kontinu mengalami perubahan sosial.

Jika  melihat  dari  aspek  kinerjanya,  Pendamping  Sosial  PKH seolah-olah  merupakan pekerja yang dipersiapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial sebagai agen khusus

yang diterjunkan langsung ke lapangan untuk membantu masyarakat miskin, khususnya keluarga miskin sebagai penerima bantuan sosial secara berkelanjutan. Pendamping Sosial PKH sebagai perwujutan  dari  pekerja  sosial  harus  mempunyai  jiwa  pengabdian  sosial,  kemauan,  serta memiliki kemampuan dalam proses penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Pendamping  Sosial  PKH  merupakan  aktor  utama  dalam  mempromosikan  perubahan sosial bagi KPM. Secara garis besar ada 3 (tiga) hal cara yang sudah menjadi komitmen dan pedoman bersama bagi seluruh Pendamping Sosial PKH dalam mendukung perubahan sosial terhadap KPM, yaitu :

  1. Pemenuhan kondisionalitas KPM PKH dalam mengakses fasilitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial dengan tujuan agar terbentuknya kemandirian KPM dalam mengakses pelayanan tersebut.
  2. Melakukan pertemuan kelompok dalam format Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau Family Development Session (FDS), dimana kegiatan ini merupakan proses pembelajaran secara terstruktur untuk menciptakan perubahan perilaku KPM   PKH.   Selain   itu   kegiatan   P2K2   ini   memiliki   tujuan   dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai pentingnnya pendidikan, kesehatan,  pengelolaan keuangan bagi keluarga, serta pentingnya kesejahteraan bagi lansia dan penyandang disabilitas berat.
  3. Kemudian, membantu untuk memperoleh fasilitas layanan kesehatan bagi lansia dan penyandang disabilitas berat.

Selain 3 kegiatan diatas, ada beberapa kegiatan tambahan yang tidak kalah penting untuk dilaksanakan oleh Pendamping Sosial PKH, yaitu seperti memastikan bantuan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu dan melayani fasilitas penangan Sistem Pengaduan Masyarakat (SPM).

Pada akhirnya, kita sebagai Pendamping Sosial PKH harus mampu menjadi   agen perubahan sosial  di masyarakat. Mari kita tunjukkan bersama bahwa profesi ini merupakan profesi yang sangat mulia serta sangat berguna bagi masyarakat dalam memberikan pelayanan sosial. Semoga kita sebagai Pendamping Sosial PKH tetap amanah dalam menjalankan tugas sebagai pekerja sosial yang ikhlas dalam bekerja. Salam untuk seluruh Pendamping Sosial PKH di seluruh Indonesia, mari kita  wujudkan pembangunan sosial yang sejahtera  melalui peran Pendamping Sosial PKH.

(Pendamping PKH Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep)

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Komentar

Category: FDS PKH, Gellery PKH

Close

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

No thanks. I don't want.