Program Keluarga Harapan Efektif Turunkan Kemiskinan

Oleh | Pada Oktober 20, 2016

Program Keluarga Harapan Efektif Turunkan Kemiskinan Dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo, angka kemiskinan secara umum menurun dibanding periode 2008-2012.  Data Survei Sosial Ekonomi Nasional 2015 mencatat 28,51 juta warga yang berada pada garis kemiskinan atau sebanyak 11,13 persen dan 73,95 juta warga rentan miskin.  Sedangkan jumlah penduduk miskin tahun 2008-2012 mencapai 29 juta, namun warga yang berada di atas garis kemiskinan atau rentan miskin lebih rendah, yaitu 70 juta jiwa.

Dari 28,51 juta penduduk miskin atau 11,22 persen yang tercatat pada Maret 2015, jumlahnya kembali turun menjadi 28,01 juta jiwa atau 10,86 persen setahun berikutnya atau Maret 2016.

Salah satu program andalan yang terbukti berkontribusi memangkas angka kemiskinan adalah Program Keluarga Harapan. Program tersebut dikoordinasikan Kementerian Sosial.



Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyebut sejak dilaksanakan Program Keluarga Harapan tahun 2007, 400.000 keluarga sangat miskin berubah menjadi mandiri per Desember 2015. Khofifah mengklaim program tersebut menunjukkan dampak signifikan dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan.

Mengutip data Badan Pusat Statistik tahun 2016, tingkat ketimpangan pengeluaran masyarakat yang diukur dari koefisien gini (gini ratio) turun 0,01 poin dibandingkan tahun 2015 menjadi 0,40 dari sebelumnya 0,41. Sebelumnya pemerintah menargetkan koefisien gini turun di angka 0,39 dan terhitung Maret 2016 sudah mencapai angka 0,397.

Tahun 2015, Program Keluarga Harapan sudah menjangkau 3,5 juta keluarga. Diharapkan tahun ini bertambah 2,5 juta keluarga hingga total penerima bantuan 6 juta keluarga pada November 2016

Join our list

Masukan Email aktif anda dan dapatkan pemberitahuan lewat email

Selamat Cek email Klik * Konfirmasi Ikuti*

Something went wrong.

Category: PKH TERKINI

Close